Tampilkan postingan dengan label Dodit Mulyanto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dodit Mulyanto. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Februari 2016

Sekilas Tentang Talak Tiga

Diposting oleh Derek Saputri di 20.04 0 komentar
Beberapa waktu yang lalu dan baru bisa diceritakan
Aku bukan pengamat film. Aku juga bukan ahli dalam perfilman juga. Aku hanya sebatas orang awam yang kebetulan suka menonton film. Meskipun nggak sering-sering amat sih nonton film. Maklumlah, perlu puasa dulu, setidaknya 2 atau 3 hari supaya uang jajan ngumpul dan bisa beli tiket bioskop. 

Ini ceritanya minggu kemarin. Aku bareng adik tingkat kuliah nonton film banget. Ada banyak film yang baru tayang minggu kemarin. Namun, kami putuskan untuk menonton film "Talak Tiga". Film yang dibintangi oleh artis top sekaliber Laudya Cyntia Bella sebagai Risa, Vino G. Bastian sebagai Bagas dan Reza Rahardian sebagai Bimo.

Sebetulnya aku udah nonton triller film ini sebulan sebelumnya, pas mau nonton film single. Dalam hati aku berkata, film ini bagus harus aku tonton. Dan Voilla!!! terwujud. Meskipun dengan perjuangan yang nggak bisa dianggap ringan. Harus hujan-hujanan, nabung uang saku, dan nungguin temen yang lumayan lama. Namun semua terbayarkan dengan kepuasan yang disajikan oleh Hanung Bramantyo dengan film garapannya "Talak Tiga"

Film ini mengisahkan sepasang suami istri, Bagas dan Risa yang telah bercerai. Berarti sekarang namanya manta pasutri kali ya. Hehehehe Masalah muncul ketika rumah kredit bersama mereka terancam akan disita oleh bank. Akhirnya mereka harus memutar otak untuk saling menyelamatkan. Wedding Expo adalah satu-satunya proyek yang dapat menyelamatkan mereka namun syaratnya mereka berdua harus menikah lagi. 

Sayangnya, ketika proses perceraian yang dulu Bagas telah menjatuhkan talak tiga ke Risa sehingga as you know untuk kembali rujuk Risa harus menikah kembali dengan orang lain dan diceraikan kembali. Berbagai macam cara mereka lakukan untuk mengakali aturan tersebut. Dari membayar petugas KUA, membuat identitas baru dan mencarikan suami kontrak untuk Risa. Namun semua gagal. 

Bimo, sahabat sejak kecilnya Risa mau membantu. Itupun setelah dipaksa sedemikian rupa. Konflik mulai muncul ketika sebuah fakta terungkap, bahwa Bimo juga mencintai Risa jauh sebelum Risa mengenal Bagas. Besarnya rasa sayang itulah yang menjadikan Bimo rela dijadikan suami kontrak untuk Risa, sehingga Risa dan Bagas bisa bersatu kembali. Bagas mengetahui hal tersebut, kondisi menjadi sangat runyam dan rencana rujuk menjadi gagal total.

Lalu, lalu, lalu......
Emmmm, kayaknya aku bisa dilempar sepatu nih sama pemainnya. Terlalu banyak membocorkan cerita. Mending kamu nonton sendiri aja deh kelanjutannya di bioskop mumpung masih tayang sekarang. Di jamin deh kamu nggak akan nyesel nontonnya. 

Pesan yang ingin disampaikan emang rada berat sih, "Talak Tiga" namun pengemasannya yang ringan dengan sajian komedi yang segar pesan tersebut berhasil tersampaikan dengan ringan dan mudah diterima.

Kehadiran Dodit Mulyanto sebagai Penghulu super jujur pun, menjadi daya tarik tersendiri di tambah lagi dengan puluhan supir "Nggojek" hahaha, gojek versi Jogja menambah semarak dan keunikan film Talak Tiga ini.

So, buat kamu buaruan tu sambangin bioskop terdekat. Mumpung malam minggu nih, tenang kamu nggak akan ditanyain "Single mas/mbak?" sama penjual tiketnya. Karena ini bukan film Single lagi tapi "Talak Tiga"

Sabtu, 23 Agustus 2014

Gara-gara Dodit Mulyanto

Diposting oleh Derek Saputri di 06.11 0 komentar

Gila!!! Murid-muridku semua penggemar Dodit Mulyanto!!! Tttooooolllooooongg!!!!

Hosh, hosh, hosh!!!! ternyata mimpi buruk. 
Kamu pasti udah tahu lah, siapa itu Dodit Mulyanto. Iya, Dodit! Orang biasa yang sekarang jadi terkenal gara-gara Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 4. Orang Jawa tulen yang tetap memegang teguh budaya Eropa. Haduhhhh, mama sayangeeeee??? dari mana juntrungannya Kakang Prabu.

Rasanya enggak usah terlalu banyak aku mendiskripsikan beliau. Kamu pasti juga udah paham betul siapa dia. Malam ini yang pengen aku ceritain adalah Murid-muridku. Iya, sama halnya Dodit aku juga seorang Guru. Kalau Dodit ngajar Seni Musik, meskipun lulusan geografi, sedangkan aku mengajar bahasa Jawa. Tahun ajaran ini adalah tahun pertamaku mengajar. Masih kagok sana-sini, masih butuh banyak belajar, dan tentu saja butuh formula khusus untuk menghadapi siswa-siswi yang istimewa.

Suatu ketika, pertama kali aku masuk kelas 9. Jenjang paling tinggi di Sekolah Menengah. Pas aku masuk kelas... NGEEEEKKKK!!!! Pintu kelasnya berdecit. Hening. Persis film horor. Entah hanya perasaanku saja atau memang beneran terjadi, semua mata tertuju padaku, mengikuti langkahku. Tak mau kalah akupun membalas tatapan itu sambil terus berjalan menuju bangku guru. "Tap, tap, tap,...." suara sepatuku mengetuk lantai. Dan...... "Gloooodaaaakkk!!!!, Adhuuuuhhhhh" aku jatuh kesandung kaki meja. Yah seperti yang bisa kamu duga, jatuhnya diriku langsung disambut dengan tawa kemenangan. Hemmmmm..... :/

Ok, deh tapi nggak berhenti disitu aja. Banyak keanehan-keanehan di kelasku siang itu. Ternyata sebagian besar dari mereka suka menirukan gayanya Dodit Mulyanto dalam ber-standup. Bahkan mereka hapal dengan materi-materi yang dibawakan dalam setiap episodenya. Waw, ternyata mereka tak jauh beda dari aku. Hehehe, jujur aku ngikutin SUCI 4, Dodit juga salah satu Comic favorit aku. Ya, guru dan murid menyukai hal yang sama.

Awalnya semua berjalan dengan lancar, sampai ketika terjadi interaksi. Aku memeritahkan seorang dari mereka untuk membaca,
"Iya, kamu mas baca paragraf 1"
dengan muka polosnya dia balik bertanya "Ha? Saya bu?"
aku diam, masih belum mengerti, sampai semuanya kompak mengatakan "IYAAA KAMUUU!!!"
Aduuuuhhh mamah sayanggggeeeee heeee!!!!
tepok jidad deh, itu nggak sekali dua kali terjadi, tapi seriiiingggg... Dasar nie anak udah jadi korbannya Dodit.
Udah kehabisan akal nih, akhirnya aku perintahkan aja mereka ngerjain soal latihan.
"Ya udah, itu bacaannya dibaca sampe habis, trus soal-soal di bawahnya dikerjain di buku tugas!!"
kamu tahu apa balasan mereka?
"Apa?? ibu yang bikin soal aku yang harus ngerjain???"
Eeeeetttttdddaaaahhhh!!!! Ampun DJ!!!! dalam situasi ini pengen banget pura-pura pingsan dan bangun-bangun udah amnesia. 

Kompor Gas!!!!
 

Malam Minggu Nikken Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Illustration by Enakei | Blogger Blog Templates