Kamis, 19 Januari 2017

5 Hal yang Ingin Dicapai

Diposting oleh Derek Saputri di 11.34 0 komentar
#Day3
5 hal yang ingin aku capai di tahun 2017
Kebayakan orang pada umumnya membuat resolusi atau target-target saat tahun baru, dengan harapan pada tahun itu bisa mewujudkannya. Tahun kemarin sih aku ngelakuin itu. Beberapa ada yang terwujud, ada yang belum, ada yang terwujud tapi dalam bentuk yang berbeda.
Nah, untuk tahun ini gimana? Adakah yang ingin aku capai?
Pasti ada.


1. Omset onlinshop ku semakin naik dan jenis produk bertambah.
Dalam setahun ini aku lagi rajin-rajinnya mantengin handphone, update ini upadet itu, promosi, chat sama pembeli dan lain sebagainya. Nggak cuman itu, ngurus produksinya juga, pengirimannya juga. All in one lah. Iya karena semua aku lakukan sendiri. Alhamdulillah sekarang sedang mengalami peningkatan yang cukup drastic. Rasanya dalam waktu yang tidak lama aku akan membutuhkan bantuan sebuah tim.
2. Bikin novel.
Pada tulisanku sebelumnya di blog ini. Menerbitkan novel adalah keinginanku sejak lama bahkan sejak menjadi mahasiswa. Ngakunya suka nulis tapi hasrat ingin menulisnya angot-angotan. Jadi ya begini. Tahun lalu aku menargetkan bisa menghasilkan sebuah novel. Udah aku rancang itu bulan-bulan di mana aku sudah harus mulai menulis dan kapan harus selesai. Tapi apa? Zonk!! Saudara-saudara. Hahaha, makanya di tahun ini aku juga menargetkan untuk membuat novel.
3. Bekerja di tempat yang lebih dekat dengan rumah.
Selama ini aku bekerja di luar kota. Perlu waktu sedikitnya satu jam untuk sampai di lokasi dan harus pagi. Tiap hari harus berangkat maksimal jam enam, lewat dari itu berarti ya terlambat. Pengen banget dapat tempat kerja di kota sendiri, kalaupun di luar kota ya jangan yang sejauh sekarang ini lah. Perjalanan satu jam itu melelahkan.
4. Jalan-jalan ke tempat baru.
Ya, minimal jawa tengah lah ya dikhatamin. Meskipun aku mengaku suka traveling tapi kenyataannya jarang banget aku melakukan hal itu. Makanya aku pengen banget di tahun ini aku bisa jalan-jalan. Yuk, yang mau ngajakin aku yuk. Pas libur sekolah tapi ya….
5. Menikah
Dilihat dari segi umur, orang bilang aku sudah saatnya menikah. Tapi ya gimana lagi belum ada yang ngajakin. Belum waktunya kali ya. Tiap malam aku selalu berdoa semoga waktu itu akan segera datang. Tahun inilah. Amiin.
 

Penyebab Aku Histeris

Diposting oleh Derek Saputri di 11.31 0 komentar
#Day2

3 hal yang bisa membuat aku menjadi histeris? Apa ya?

Dalam bayanganku, histeris itu kan semacam teriak-teriak tak terkendali. Bisa karena bahagia ataupun sedih. Betul begitu kan ya? Mungkin aku adalah salah satu tipe orang yang memiliki ekspresi tersendiri untuk histeris. 

Aku lebih kalem dalam menekspresikan kehisterisanku. Sebenernya bisa aa sih aku teriak-teriak atau menjerit seperti pada perempuan pada umumnya. Tapi entah mengapa aku lebih suka menahannya. Ketika sedang merasakan kegembiraan yang berlebih aku bakal senyum-senyum sendiri sepanjang waktu, biasanya juga ditambah dengan lompatan-lompatan kecil di tempat. Kalau sedih ya nangis, kalau sedihnya parah nangisnya sampai sesenggukan. Persis seperti anak yang dipukul ibunya gara-gara nggak mau ngaji.

Lalu, 3 hal yang bisa membuatku menjadi histeris adalah:

  1. Ketika namaku di sebutkan sebagai pemenang dalam perlombaan. Sekadar informasi aja sih, sebenernya aku jarang sekali memenangkan lomba. Apapun itu. Nah, sekalinya aku menang bahagiaku bakal luar biasa. 
  2. Naik wahana kora-kora di dufan. Gilak, itu horror banget. Mungkin aku beranggapan ‘ih cemen banget ini anak, kora-kora aja takut coba halilintar’ etdahhh!!!! Kora-kora aja udah serem apa lagi halilintar. Ampun dj. Khusus situasi ini, aku bisa aja sih sampai jerit-jerit. Lha semua orang pada njerit. Ya aku ikutan. Tapi kalau bener-bener dalam kondisi takut aku Cuma diem aja dan merem.
  3. Dilamar. Belum pernah sih. Tapi beberapa kali melihat tayangan di TV tentang lamar-melamar aku jadi suka ngebayangin sendiri. Ntar kalau aku dilamar gimana ya? Pasti seneng banget. Bisa aja sih sampe histeris tapi mudah-mudahan nggak berlebihan dan membuat orang yang tadi ngelamar aku jadi berubah pikiran. Amiin.

Kekasih Idaman

Diposting oleh Derek Saputri di 11.29 0 komentar
#Day1

Ngomongin kekasih dambaan. Hemm, seperti apa ya? Hahahaha mungkin karena udah terlalu lama sendiri aku jadi bingung. Sebenernya sosok pria yang seperti apa sih yang aku inginkan?
Beri aku waktu berpikir, 3 hari. Wait!!! Kelamaan ya? Hahahaha. 

Jadi begini. Simpel saja, sosok pria dambaan yang ingin aku jadikan kekasih adalah yang baik, sopan, tanggung jawab, pekerja keras, ganteng, hitam manis, berlesung pipit, sayang keluarga, selalu rapi, wangi, disiplin, berani, dan setia –yang terakhir malah seperti dasa darma.

Kita selalu mendambakan orang yang sempurna. Padahal kita paham betul bahwa nggak ada satupun orang di dunia ini yang sempurna. Yang ada adalah yang bisa berkompromi dengan ketidaksempurnaan pasaannya dan berusaha menyempurnakannya. Nah, itu adalah sosok pria yang aku dambakan menjadi kekasih. Bahkan nggak hanya menjadi kekasih saja, kalau dia minta aku jadi istrinya ya langsung aku iyain –padunya pengen ndang nikah.

Udah sih itu aja. Simpel kan?

Sabtu, 31 Desember 2016

Terimakasih 2016

Diposting oleh Derek Saputri di 08.36 0 komentar
Aku dan Jaketku yang merah muda
2016 sudah berakhir, mau nggak mau, siap nggak siap 2017 akan datang esok hari. Pengen sedikit flashback tentang apa yang udah dilalui selama setahun ke belakang. Di awal tahun dulu sempat aku tuliskan beberapa harapan lengkap dengan waktu kapan harus tercapai. 

Awal tahun 2016 dalah awal di mana aku mulai mewujudkan mimpi memiliki sebuah usaha. Masih jelas banget di malam pergantian tahun lalu aku habiskan hanya di kamar menyelesaikan pesanan gambar. Yups, menggambar. Gambar yang aku buat berupa doodles. Iya memang saat itu lagi tenar-tenarnya doodle art bahkan sampai sekarang masih booming. Aku padukan antara gambar doodles dengan ucapan-ucapan, bisa untuk ulang tahun, happy wedding, nembak cewek, bingkisan wisuda atau yang lainnya begantung isi ucapannya.

Berawal dari gambar muncullah ide untuk membuat sesuatu yang baru. Kalau dipikir-pikir menggambar itu kan capek. Pengen banget bikin sesuatu yang masih bertemakan doodles tapi nggak capek-capek banget. Akhirnya tercetuslah ide membuat tumbler doodles yang bisa dicuston dengan nama masing-masing. Mulai deh nyari bahannya, membuat polanya, membuat gambarnya, nyoba kepercetakan. Dan….jadilah doodles tumbler. Sejak itu mulailah di promosikan secara online lewat instagram. Di luar dugaan ternyata tanggapannya bagus. Alhamdulillah banget.

Bosen bikin tumbler terus, akhirnya kepikiran bikin buku. Buku catatan alias notebook temanya masih sama, doodles. Pertama kali keluar aku buat empat desain, tiga doodles dan satu seragam profesi waktu itu aku bikin dokter. Sekali lagi, Alhamdulillah banget semakin hari semakin banyak peminatnya. Tidak hanya di sekitar Jawa aja sekarang aku juga sering mendapat pesanan dari luar Jawa, bahkan udah sampai ke Aceh lho. Hehehehe ini di luar ekspektasiku.

Sebenernya sebelum kepikiran bikin buku aku udah kepikira pengen bikin kaos doodles. Sampel udah pernah aku buat. Beberapa kali juga sempet buatin mas sepupu dan temen-temennya, karena satu dan lain hal akhirnya produksinya agak tersendat. Padahal udah pesen label juga buat kaosnya. Iya inilah salah satu harapanku di 2016 yang tertunda.

Ngomongin harapan yang tertunda, menerbitkan sebuah novel termasuk keinginanku yang dari tahun ketahun tertunda. Entah berapa kali aku masukkan dalam resolusi di awal tahun tapi akhirnya diperpanjang untuk tahun selanjutnya. Aku jadi ingat ada seseorang yang menyampaikan sesuatu ke aku “Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan” aku rasa ada benarnya juga. Barang kali tahun ini aku belum berkesempatan menerbitkan novel, tapi tahun ini aku menerbitkan buku dalam bentuk yang lain. Notebook.

Setahun ini, syukur Alhamdulillah kesehatanku dan keluarga terbilang baik. Ayah, ibuk, adik-adik semua sehat. Kalaupun sakit ya nggak berat-berat. Flu, batuk masuk angin masih wajar kali ya. Tapi aku sempat kena typus seminggu bersyukurnya nggak sampai harus nginep rumah sakit.

Dan satu lagi, sepertinya ada harapan yang musti diperpanjang untuk tahun depan. Menikah. Iya dulu dengan PDnya aku menuliskan ingin menikah di bulan Desember 2016. Bahkan sampai sekarang tanggal 31 Desember 2016 saat aku menulis lembar refleksi ini belum ada tanda-tanda untuk ke arah itu. Perihal percintaan mungkin aku termauk yang harus lebih bersabar, lebih berusaha dan lebih banyak berdoa atau singkatnya belum beruntung di dunia asmara. Di pertengahan tahun aku sempat dengan kakak kelasku saat SMP. Memang kami sudah saling mengenal sejak lama, sudah tahulah bagaimana karakter masing-masing. Aku piker dengan itu hubungan kami akan lancar-lancar aja dan aku kira juga berjalan dengan lancar. Aku tak merasa ada masalah apapun, tiba-tiba aku diputusin begitu aja alasannya terlalu cepat. Iya memang prosesnya terlalu cepat. Hahaha, udahlah nggak usah di bahas lagi yang jelas sekarang aku baik-baik aja.

Yess, 2016 telah berakhir terimakasih untuk semuanya, syukur Alhamdulillah aku berhasil melewatinya dengan gembira. Harapanku di 2017 semua akan lebih menyenangkan, lebih banyak lagi kejutan-kejutannya dan aku ingin menikah entah siapa jodohku nanti. Firasatku mengatakan sebentar lagi mas, kita akan bertemu. Amiin.

Jika besok adalah halaman kosongku yang pertama aku akan tulis sesuatu yang indah. berupa harapan-harapan untuk 364 alaman kosong yang selanjutnya dan kamu akan jadi salah satu bagiannya.


 

Malam Minggu Nikken Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Illustration by Enakei | Blogger Blog Templates